Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Dari analisis kita tentang persoalan pengetahuan, sekarang kita telah mengetahui persoalan nilai secara umum, yang dari perspektif kita sekarang menampakkan dirinya sebagai persoalan relasi antara pengetahuan dan keputusan.
Menurut penulis sendiri media sosial ialah sebuah media online yang membantu setiap individu dalam berkomunikasi tanpa terbatasi oleh jarak dan waktu. Media sosial mampu membantu individu dalam menyampaikan dan mendapatkan informasi. Media sosial pula selain untuk berkomunikasi namun bisa menjadi sarana untuk berbisnis dan membentuk sebuah komunitas.
Dan beberapa dampak negatifnya antara lain:
- Kecanduan Situs jejaring sosial seperti Facebook atau yang lainnya juga bisa membahayakan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
- Kejahatan dunia maya (cyber crime) Seiring berkembangnya teknologi, berkembang pula kejahatan. Di dunia internet, kejahatan dikenal dengan nama cyber crime. Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Di antaranya, carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.
- Pornografi Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.
- Perjudian Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Kamu hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
Dan satu yang tidak kalah menarik dari dampak Sosial Media adalah berkurangnya interaksi antara sesama mahluk tuhan disebabkan karena penggunaan Gedget yang tidak mempunyai keadilan, ini menjadi permasalahan berat yang akan diterima oleh Mahasiswa sebagai penopang perubahan suatu negara. Bahkan, permasalahan ini lebih besar dari pada sebuah angka 3,9 semata, yang mana tidak menjadi tolak ukur sebuah perubahan untuk mahluk hidup dan juga sekitarnya.
Minimnya sebuah gagasan dan wacana perubahan oleh mahasiswa jaman sekarang bisa diakibatkan oleh adanya Smartphone yang mana lebih membuat kita terkurung dalam sebuah kenikmatan, padahal itu hanya tipuan belaka yang memperbudak kita untuk tidak bisa berkembang dan bergerak dalam sebuah roda kehidupan. Mereka terlalu asik memegang Gedget dari pada buku maupun rokok dan kopi, terlalu naif jika kita bicara tentang ini semua.
Disini kami hanya sekedar mengingatkan agar lebih hati-hati dalam mengoperasikan smartphone, agar tidak mati nantinya. Perubahan suatu negara hanya ada pada mahasiswa yang mempunyai roh perubahan dalam setiap waktu.
Dalam buku yang ditulis oleh seorang pahlawan yang dilupakan yaitu Tan Malaka yang berjudul Semangat Muda dikatakan tentang bagaimana menjalankan Revolusioner sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini, dimana saat ini indonesia sedang mengalami geger otak yang mengakibatkan mahasiswa lebih cenderung untuk berdiam diri menikmati indahnya cahaya yang digenggamnya, untuk itu kita yang masih sadar betul roh mahasiswa hanya ingin mengingatkan saja, tidak untuk mencibir. Dicaci maki itu sudah makanan sehari-hari kita.

Komentar
Posting Komentar